Yohanes Chandra Sang Raja Dawet dari Kota Apel

Yohanes Chandra Sang Raja Dawet dari Kota Apel

Yohanes Chandra Eka dibesarkan dari keluarga yang sederhana. Hal itulah yang membuat lelaki yang lahir di kota ampil 29 tahun yang lalu ini termotivasi untuk menekuni kegiatan bisnis. Meski hanya lulusan SMA, Yohanes Chandra Eka tidak berkecil hati kepada teman-temannya yang memiliki tingkat pendidikan setara strata satu.

Semula, Yohanes Chandra Ekajaya hanya berbisnis sepatu. Namun, usahanya tersebut bangkurt karena tertipu rekan bisnisnya. Setelah mengalami kebangkrutan, ia pun kemudian menjadi seorang buruh cuci mobil milik temannya. Lewat gaji yang diberikan temannya tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabung. Setelah tahun ke tiga, Yohanes Chandra Ekajaya pun berinisiatif membuat sebuah gerai kuliner bernama Dawet Gaul. Dengan kemasan yang lebih modern ia pun menekuni bisnis minuman asal Banjarnegara tersebut yang kemudian ia rintis dalam duan tahun silam. Akhirnya, ia pun tergerak untuk membuat sebuah gerai senilai Rp 8-9 Juta rupiah.

Meski terbilang masih memiliki omzet yang kecil, Yohanes Chandra Ekajaya pun terus memperbaiki kualitas dan manajemen dalam Dawet Gaul. Kini dawet dengan beraneka rasa pun ditawarkan oleh Dawet Gaul kepada para konsumennya. Varian rasa seperti: nangka, melon, anggur, alpukat, dan silverqueen pun tak ketinggalan mewarnai cita rasa khas dari Dawet Gaul. Dibanderol dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu rupiah, Yohanes Chandra Ekajaya pun kini berhasil meraih omzet hingga puluhan juta rupiah untuk tiap harinya. Untuk mengembangkan brand dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat Indonesia, ia pun menggunakan sistem franchise yang kemudian berhasil menjaring mitra bisnis sebanyak 300 mitra bisnis. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai sosok pebisnis muda sukses yang telah berhasil membawa kuliner tradisional Dawet yang kemudian ia labeli dengan Dawet Gaul ke pasar domestik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s